Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Hajizadeh,  menyebut kebohongan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedemikian besar sehingga Hajizadeh sempat percaya bahwa AS dapat menjatuhkan drone Iran.

Jenderal Hajizadeh kepada wartawan, Ahad (21/7/2019), mengaku melakukan penyelidikan segera setelah Trump mengklaim bahwa kapal induk AS USS Boxer telah menjatuhkan satu unit drone Iran.

Baca: Tehran Rilis Video Buktikan Klaim AS Jatuhkan ‘Drone’ Iran itu Bohong

“Kami segera melakukan penyelidikan beberapa kali atas masalah ini bersama berbagai satuan, tapi kebohongan Trump sedemikian besar sehingga kami semula sempat percaya bahwa mereka (AS) dapat menjatuhkan salah satu drone kami. Sebab, bagi kami tak masuk akal dia (Trump) bernisiatif sendiri melontarkan kebohongan sebesar ini secara langsung melalui media,” terang Hajizadeh.

Dia melanjutkan, “Karena itu kami lambat dalam membantah kabar ini, dan pada akhirnya kami menemukan drone kami telah memantau aktivitas kapal perusak sejak masuk ke Selat Hormuz sampai keluar darinya.”

Baca: IRGC: Iran Bisa Beralih ke Strategi Ofensif Jika Musuh Salah Perhitungan

Hajizadeh mengatakan bahwa orang-orang AS sendiri tak lama kemudian menyesal dan menyalahkan Penasehat Keamanan Nasional John Bolton atas peristiwa ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*