Foto: Chavosh Homavandi/AP

Tehran,LiputanIslam.com—Pada Kamis (18/7) lalu, Presiden AS Donald Trump mengklaim militer AS telah menjatuhkan sebuah pesawat nirawak Iran yang menurutnya terbang terlalu dekat dengan kapal AS di Selat Hormuz.

Klaim ini kemudian dibantah oleh Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan sebuah video yang menggambarkan sebuah pesawat nirawak Iran kembali dengan selamat usai memantau pergerakan kapal-kapal AS.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin meningkat pasca dijatuhkannya pesawat nirawak AS yang telah melanggar kedaulatan wilayah Iran. Washington mengklaim pesawat nirawaknya belum memasuki wilayah Iran dan masih berada di wilayah perairan internasional.

Pasca insiden itu, Amerika menjatuhkan sanksi terhadap IRGC dan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.  (Fd/Sputnik)

Baca: Iran Tahan Balik Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*