Moskow, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan pihaknya telah memberitahu pemerintah Turki bahwa serangan kelompok ekstremis Hayat Tahrir Al-Sham di provinsi Idlib, Suriah, akan direaksi telak oleh  tentara Rusia yang ada di sana.

Sembari menyebut kelompok itu sebagai kawanan teroris, Lavrov mengatakan, “Kami telah menjelaskan bahwa jika mereka melakukan serangan dari zona ini, mereka akan sangat parah tertindas. Sepanjang tahun ini, provokasi ini belum berhenti.”

Dia menambahkan bahwa dalam semua kasus, Turki telah diperingatkan bahwa Rusia ” akan merespons, dan praktik ini tidak dapat berhenti, karena perjanjian tentang Idlib tidak memberikan perpanjangan rezim gencatan senjata kepada teroris”.

Baca: Presiden Rusia Dukung Operasi Militer Suriah di Idlib

Dalam konferensi pers yang diadakan usai mengadakan pembicaraan dengan sejawatnya dari Ghana, Shirley Ayorkor Botchwey, Selasa (20/8/2019), Lavrov menjelaskan, “Situasi yang berkembang telah muncul karena fakta bahwa para ekstrimis tidak menghentikan upaya mereka untuk menyerang dari sana (daerah-daerah Idlib yang dikendalikan oleh para militan dan oposisi), menargetkan yang terletak di wilayah lain di Republik Arab Suriah. Militer kami tentu saja mempertahankan kontak yang konstan. Hari-hari ini, mereka mendiskusikan situasi saat ini.”

Lavrov menekankan bahwa Rusia memantau situasi di Idlib dengan cermat.

Hal ini dinyatakan Lavrov setelah Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu sehari sebelumnya mengatakan bahwa Turki melakukan kontak dengan Rusia terkait serangan Angkatan Udara Suriah terhadap konvoi militer Turki di Idlib.

Kementerian Luar Negeri Suriah sehari sebelumnya mengatakan bahwa kendaraan lapis baja Turki telah melintasi perbatasan Suriah dan bergerak menuju kubu pemberontak di Khan Sheikhoun, provinsi Idlib.

Baca: Militer Suriah Singkirkan Para ‘Sniper’ Teroris di Bukit Sekitar Khan Sheikhoun

Kementerian Pertahanan Turki kemudian menuduh Angkatan Udara Suriah telah menyerang konvoi militer Turki, sembari menyebutkan bahwa tiga warga sipil tewas dan 12 lainnya menderita luka-luka akibat serangan ini. (mm/almasdarnews/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*