London, LiputanIslam.com –   Dua sumber diplomatik mengatakan kepada Reuters bahwa dengan tibanya musim gugur pada akhir tahun nanti bisa jadi akan dimulai perundingan mengenai perluasan zona gencatan senjata yang telah dicapai di bawah pengawasan PBB di kota Hodeidah, Yaman, untuk kemudian menjadi gencatan senjata yang menyeluruh.

Dua sumber itu menyebut hal tersebut dapat menyediakan jalan bagi pelaksanaan negosiasi mengenai kerangka politik untuk menyudahi intervensi militer Saudi dan sekutunya di Yaman. Menurut mereka, pengurangan eksistensi militer Uni Emirat Arab (UEA) secara signifikan di Yaman telah membantu menciptakan momentum bagi penerapan gencatan senjata secara nasional di tahun ini.

Baca: Ansarullah Siap Hentikan Serangan ke Saudi dengan Syarat

Dua narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena persoalan yang mereka sampaikan tergolong sensitif itu menjelaskan bahwa ada “momentum kongkret” untuk penghentikan operasi militer pada Desember mendatang, meskipun ada “sejuta sesuatu yang bisa jadi gagal”.

Baca: Saudi Minta AS Isi Kekosongan Akibat Penarikan Pasukan UEA dari Yaman

Keduanya juga mengatakan, “Mereka (UEA) tidak ingin terus menerus mendapat kecaman keras akibat perang yang tak dapat mereka menangi.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*