Brussel, LiputanIslam.com –  Penyelidik khusus PBB mencatat bahwa masyarakat dunia belum melakukan tindakan yang memadai untuk penegakan keadilan terkait dengan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi asal Arab Saudi.

Agnes Callamard, pelapor PBB untuk eksekusi di luar pengadilan, menyerukan kepada Uni Eropa dan AS agar lebih optimal dalam memperkarakan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh agen Saudi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada tahun 2018, tersebut.

“Saya pikir penting untuk mengakui bahwa komunitas internasional sejauh ini telah gagal dalam tugasnya untuk memastikan bahwa tidak ada kekebalan atau impunitas atas pembunuhan Jamal Khashoggi,” kata Callamard kepada wartawan di Brussels, ibu kota Belgia, Selasa (3/12/2019).

Callamard megharapkan pelaksanaan investigasi internasional alih-alih pengadilan Saudi sendiri, tetapi Riyadh telah menolak permintaannya.

Baca: Soal Kebebasan Wanita Saudi, Bin Salman Berkonsultasi dengan Seorang Zionis

Hatice Cengiz, warga negara Turki yang seharusnya sudah menikah dengan Khashoggi, menemani Callamard dalam perjalanan ke Brussel sebagai simbol bahwa keadilan masih dicari dalam kasus ini.

Khashoggi adalah jurnalis warga AS yang dikenal kritis terhadap Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MbS). Sebelas tersangka Saudi telah diadili terkait dengan kasus, namun prosesnya berjalan tertutup dan dirahasiakan.

Callamard dalam sebuah laporannya menyerukan agar  MbS dan para pejabat senior Saudi lainnya diinvestigasi.

Baca: Pejuang Yaman Tembak Jatuh Drone Pengintai Saudi

Kasus ini menghebohkan dunia dan mencoreng reputasi MbS. CIA dan beberapa pemerintah Barat bahkan menyatakan bahwa MbS telah memerintahkan pembunuhan itu.

Uni Eropa menyerukan peringatan tahun pertama pembunuhan Khashoggi untuk “pertanggungjawaban penuh untuk semua yang bertanggung jawab” dan mengatakan harus ada investigasi yang “kredibel dan transparan”. (mm/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*