Teheran, LiputanIslam.com –   Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Baqeri mengatakan bahwa pembebasan kapal supertanker minyak Iran “Adrian Darya 1” yang sempat disita oleh marinir Inggris di Selat Gibraltar sejak satu bulan lalu membuktikan kekuatan Republik Islam di kancah internasional.

“Penembakan pesawat mata-mata AS yang mengganggu dan penyitaan tanker minyak Inggris yang melanggar dan akhirnya pelepasan tanker negara kita di Gibraltar, membuktikan fakta bahwa Revolusi Islam terus melanjutkan langkahnya untuk mencapai tujuan-tujuannya yang tinggi,” ujarnya, sebagaimana dikutip Press TV, Selasa  (19/8/2019).

Baca: Iran Peringatkan AS Agar Tidak Mencoba “Membajak” Kapal Tanker Iran

Seperti diketahui, pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada bulan Juni lalu menembak jatuh pesawat nirawak (drone) pengintai Global Hawk milik AS di angkasa provinsi Hormozgan, Iran selatan.

Dalam sebuah pernyataannya saat itu IRGC menyatakan bahwa drone berharga ratusan juta Dolar jenis Global Hawk itu ditembak jatuh oleh Pasukan Dirgantara IRGC di dekat wilayah Kouh-e Mobarak setelah melanggar zona udara Iran.

Beberapa minggu kemudian, pada 19 Juli, IRGC juga secara resmi menyita tanker Stena Impero berbendera Inggris berbobot 30.000 ton yang bertabrakan dengan kapal nelayan Iran dan mengabaikan panggilan marabahaya berulang.

Baca: Iran Siap Kirim Kapal Perang Untuk Kawal Kapal Tankernya

Pada 4 Juli, marinir Inggris secara sewenang-wenang menyita kapal Adrian Darya 1, yang saat itu bernama Grace 1, dan muatannya berupa 2,1 juta barel minyak di Selat Gibraltar dengan dalih bahwa kapal supertanker itu membawa minyak mentah ke Suriah sehingga pengiriman minyak kesana dinilai melanggar sanksi unilateral Uni Eropa terhadap Suriah.

Iran membantah klaim Inggris tersebut serta mengecam dan menyebut penyitaan  itu sebagai  aksi “pembajakan.”

Pemerintah Gibraltar Ahad lalu menyatakan pihaknya telah menolak permintaan Washington untuk menahan supertanker Adrian Darya 1 yang membawa minyak Iran. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*