Teheran, LiputanIslam.com –   Kepala Komisi Keamanan Nasional dan Politik Luar Negeri parlemen Iran Majelis Syura Islam, Hujjatul Islam Zolnouri, menyatakan bahwa penembak jatuhan pesawat nirawak atau drone AS merupakan pesan bagi setiap orang yang takut kepada AS, bukti bahwa AS lemah, dan Iran memiliki senjata canggih untuk merontokkan pesawat bomber AS.

Dia juga mengatakan bahwa Iran akan memulai tahap keduanya penghentian komitmennya kepada perjanjian nuklir sejak tanggal 7 Juli mendatang.

Zolnouri memastikan bahwa perimbangan sekarang telah berubah pada posisi menguntungkan Poros Resistensi, dan bahaya justru meningkat bagi AS.

Baca: Kepada Macron, Rouhani Nyatakan Iran Siap Melawan Serangan AS

“Drone AS itu sangatlah pintar dan telah menambah ketinggiannya setelah mengetahui adanya rudal yang mengarah kepadanya, tapi rudal kami tetap dapat menjatuhkannya,” ungkap Zolnouri.

Hujjatul Islam Zolnouri lantas memastikan bahwa negaranya memiliki sistem rudal yang sangat canggih dan dapat menembak pesawat bomber B-52 AS.

Baca: Survei: Kurang dari 25% Rakyat Amerika Inginkan perang dengan Iran

Dia juga mengingatkan bahwa sesuai  undang-undang internasional menteri luar negeri Iran tak bisa diboikot, tapi AS melakukan segala sesuatu yang dapat dilakukannya terhadap Iran sehingga segala bentuk sanksi dilakukannya terhadap Iran.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*