Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa ketegangan antara Iran dan AS yang terus meningkat tidak akan dapat diselesaikan kecuali jika AS mencabut sanksinya terhadap Iran.

“Pasukan kami akan terus beraksi secara proaktif terhadap segala bentuk agresi AS terhadap perbatasan kami, sebagaimana peristiwa penjatuhan pesawat nirawak AS,” ungkap Rouhani dalam kontak telefon dengan sejawatnya dari Perancis Emmanuel Macron, Selasa (25/6/2019).

Baca: Survei: Kurang dari 25% Rakyat Amerika Inginkan perang dengan Iran

Dia menambahkan bahwa AS bertanggungjawab atas kondisi yang ada sekarang, sembari mengatakan, “Iran tak punya kepentingan dalam ketegangan di kawasan, dan terlebih lagi tidak ingin terlibat dalam perang, termasuk dengan AS.”

Presiden Iran juga menekankan bahwa Teheran akan kembali mematuhi perjanjian nuklir jika lima negara lain yang tersisa dalam perjanjian setelah AS menarik diri darinya, yaitu Rusia, Cina, Inggris, Prancis, dan Jerman juga konsisten kepada perjanjian ini.

Baca: Analis: Sanksi Baru terhadap Iran Bertujuan untuk Menenangkan Sekutu AS

Rouhani mengingatkan bahwa jika Washington konsisten kepada perjanjian ini maka akan terwujud “perkembangan positif regional dan internasional, tapi AS ternyata telah membuat semua pihak terusik oleh penarikan dirinya secara sepihak, termasuk rakyat AS sendiri.” (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*