Quds, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahi menyatakan negaranya siap menghadapi segala bentuk “provokasi yang mungkin akan dilakukan Iran” setelah terjadi serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

Hal itu dia katakan kepada Radio Militer Israel saat ditanya mengenai kesiapan Rezim Zionis Israel menghadapi apa yang disebut penanya sebagai provokasi Iran, Senin (16/9/2019).

Dia menambahkan, “Saya mementingkan keamanan Israel 360 derajat, dan dapat saya katakan bahwa kita sangat siap.”

Baca: Ada Kemungkinan Aramco Diserang Lagi, Yaman Peringatkan Pekerja Asing untuk Menjauh

Netanyahu kemudian memastikan kesiapan Israel untuk kemungkinan terlibat dalam konfrontasi antara AS dengan Iran menyusul serangan yang menerjang dua pabrik minyak Saudi.

Baca: Rusia dan UE Minta Semua Pihak Tahan Diri Pasca Serangan ke Kilang Minyak Saudi

Seperti diketahui, Sabtu dini hari lalu dua pabrik raksasa minyak milik perusahaan minyak nasional Saudi, Aramco, di Abqaiq dan Khuraish terkena serangan hingga terjadi kebakaran hebat pada keduanya hingga melumpuhkan separuh produksi minyak Saudi.

Baca: Rouhani: Produksi Minyak di Kawasan Teluk Persia Dijamin Aman Jika Yaman Aman

Gerakan Ansarullah di Yaman mengaku telah melancarkan serangan itu dengan mengerahkan 10 pesawat nirawak. Namun demikian, para pejabat AS susul menyusul menuding Iran berada di balik serangan itu, dan Iranpun membantah keras tudingan mereka. (mm/rtarabic)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*