Iran, negara yang bebas pangkalan militer AS

Teheran, LiputanIslam.com –   Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri, memastikan bahwa jari-jari pasukan negara republik Islam berada di pelatuk senjata dan sepenuhnya siap menghancurkan pasukan agresor.

Sebagaimana dilaporkan al-Alam, Kamis (23/5/2019), dalam pidatonya pada peringatan hari pembebasan kota Khorramshahr dalam perang Iran-Iran 1980-1998 dan “Hari Perlawanan, Pengorbanan dan Kemenangan Nasional’, Bagheri menegaskan, “Jari-jari kami ada di pelatuk dan siap untuk secara tegas menghancurkan setiap agresor dan ambisius…  Situasi baru ini adalah untuk melawan rezim tiran AS dan menyerukan kepada semua orang Iran untuk berjihad, bangkit, dan menjadi lebih kuat.”

Baca: Militer Iran Tuding Saudi Ada Di Balik Serangan Ke Kedubes AS Di Baghdad

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa musuh negaranya harus menyadari bahwa ”prajurit gagah berani dan kuat Iran berdiri di garis depan konfrontasi suci dan historis, dan tidak akan pernah lengah di depan aksi makar musuh barang sejenak, terutama pemerintah AS yang dengki dan presidennyapun penghayal dan arogan.”

Menurutnya, situasi saat ini di dalam dan luar negeri Iran, termasuk di arena konfrontasi melawan “Setan Besar” dan rezim AS, membuat semua orang Iran terpanggil untuk berkiprah dalam jihad dan kebangkitan untuk mencetak kisah-kisah epik baru seperti dalam epik pembebasan kota Khorramshahr dari pendudukan pasukan agresor rezim diktator Irak mendiang Saddam Hossein.

Baca: Koalisi Arab Tuding Iran Persenjata Ansarullah Untuk Merudal Mekkah

“Dalam situasi sensitif ini, musuh merasa putus asa, tidak berdaya, dan kalah atas keinginan rakyat revolusioner Iran. Tak ada saat bagi gertakan terhadap bangsa ini, dan bagi upaya pemaksaan terhadap negara ini untuk menyerah, yang dilakukan dengan menggunakan media propagandanya untuk membesar-besarkan ancaman perang imajiner,” pungkasnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*