Riyadh, LiputanIslam.com –   Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menuduh pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) membekali kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman dengan “kemampuan spesifik” rudal balistik dan pesawat nirawak yang memungkinkan kelompok itu menggempur berbagai sasaran di wilayah Arab Saudi, termasuk kota suci Mekkah al-Mukarromah.

“Milisi Houthi telah memperoleh kemampuan spesifik yang tak dapat dimiliki oleh milisi lain di dunia,” tuding juru bicara pasukan koalisi itu, Kolonel Turki al-Maliki, seperti dikutip Ray al-Youm Rabu (23/5/2019).

Dia melanjutkan, “Kami berbicara tentang rudal balistik dan penargetan Riyadh serta upaya milisi itu untuk menyasar kedalaman wilayah Saudi dan juga menyasar Mekah al-Mukarromah dengan  rudal-rudal Iran.”

Al-Maliki mengklaim bahwa hasil pemeriksaan oleh para ahli dari pihak pasukan koalisi terhadap serpihan dan komponen pesawat nirawak  itu  “membuktikan keterlibatan IRGC  dalam pembekalan kemampuan ini kepada milisi Houthi.”

Baca: Ansarullah Gempur Gudang  Senjata Di Bandara Najran Saudi Dengan Drone

Dia juga menyebutkan bahwa Ansarulah telah menarget bandara kota Najran di Saudi selatan pada Selasa lalu.

“Ada upaya untuk menargetkan salah satu fasilitas vital … milisi Houthi mengaku telah menarget bandara Najran, dan saya dapat mengatakan bahwa tidak ada keberhasilan apapun dalam operasi teror milisi Houthi ini, tetapi hasilnya akan diumumkan pada saatnya nanti,” ujarnya.

Pada Selasa lalu koalisi Arab juga menyatakan bahwa Yaman Houthi telah menarget kota Najran dengan pesawat nirawak beberapa jam setelah serangan lain yang “menargetkan kawasan di mana Mekah al-Mukarromah berada.”

Mereka juga menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Saudi telah mencegat “target-target udara di atas langit kawasan di mana kota Mekah berada.”

Beberapa media Saudi, termasuk Al-Sharq al-Awsat dan Al-Arabiya, mengklaim sasaran pencegatan itu adalah rudal yang ditembakkan oleh Ansarullah ke arah Mekah.

Pemimpin Ansrullah di Yaman, Sayyid Abdul Malik al-Houthi, menepis keras tudingan telah menarget Mekah yang notabene kota suci bagi seluruh umat Islam tersebut.

“Apa yang dipublikasikan oleh media rezim Saudi bahwa ada penargetan Mekah al-Mukarromah adalah fitnah belaka, tudingan yang sangat keji, kebohongan yang mengerikan, dan klaim yang tercela,” tegas Al-Houthi, seperti dilansir Rai al-Youm, Rabu (22/5/2019).(mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*