Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Abdulrahim Mousavi, menuduh Arab Saudi berada di balik serangan roket ke Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Irak di Baghdad, dan menegaskan bahwa Iran tidak menghendaki perang tapi juga tak gentar menghadapi serangan.

Dalam pidatonya pada Rabu (22/5/2019) Mousavi menegaskan, “Musuh terlihat kompak, padahal berusaha sedapat mungkin saling menjarah satu sama lain… Tidak ada keraguan bahwa jika dokumen-dokumen faktual diungkapkan maka Anda akan melihat betapa mereka berada di balik banyak peristiwa di kawasan.”

Baca: Mantan Penasehat Presiden AS Sebut Trump Tak Akan Dapat Meraih Tujuannya Di Iran

 

Dia menambahkan, “Peristiwa yang  terjadi baru-baru ini di Irak adalah ulah Saudi… Jika dokumen-dokumen itu diungkap maka janganlah terkejut bahwa AS sendirilah (pelakunya), dan karena mereka belum maksimal memeras beberapa negara Arab, mereka lantas menyulut kobaran ini untuk semakin menakut-nakuti mereka.”

Mousavi mengingatkan, “Apa yang terjadi hari ini dengan kedatangan AS ke kawasan ini adalah bahwa mereka ingin mengatakan bahwa Anda perlu kekacauan untuk mempertahankan tahta, jadi Anda harus membayar uang.”

Komandan Angkatan Bersenjata Iran mengimbau beberapa negara Arab agar mengikuti jejak Iran dan berhenti menjadi agen kekuatan-kekuatan asing.

Baca: Koalisi Arab Tuding Iran Persenjata Ansarullah Untuk Merudal Mekkah

“Kami menginginkan keamanan dan stabilitas kawasan dan kami tidak memiliki keinginan untuk menyalakan api. Kami tidak mencari perang dan kami tidak akan menjadi penggagasnya, tapi kami berdiri teguh untuk membela negara kami,”imbuhnya.

Mousavi kemudian mengingatkan, “Negara-negara di kawasan ini sendirilah yang harus memberikan keamanan bagi mereka… Pasukan asing harus keluar. Kami tidak takut perang, musuhlah yang takut karena perang akan kehilangan segalanya di kawasan sejak peluru pertama ditembakkan.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*