Riyadh, LiputanIslam.com –   Akademikus ternama Arab Saudi, Khaled Al-Dakhil, menyoal sikap Mesir mengenai sepak terjang Iran di kawasan Timur Tengah, terutama terkait dengan ketegangan Iran dengan sebagian negara Arab di Teluk Persia, terutama Arab Saudi.

“Apa pendirian Mesir terhadap peran Iran? Sejak musim panas 2013, tidak ada sikap Mesir yang jelas tentang ini. Mesir menghindari penyebutan Iran dalam statemen-statemennya,” cuit Khalid al-Dakhil di Twitter, Senin (17/6/2019).

Asisten profesor sosial politik Universitas Kong Saud ini melanjutkan, “Pernyataan-pernyataan karet (seperti bahwa keamanan Teluk adalah keamanan Mesir), apa pentingnya? Apakah Mesir rela jika Iran atau milisi sektarian lainnya campuratangan di negara-negara Arab?”

Baca: Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal, Ikhwanul Muslimin Salahkan Pemerintah

Pada cuitan lain, Al-Dakhil menyebutkan bahwa peran Mesir layak dipertanyakan karena kedudukannya sebagai negara  besar yang bahkan menjadi satu pilar Arab.

Dia kemudian mengaku prihatin atas situasi orang-orang Arab.

Baca: Terkait Serangan ke Bandara Abha, Ini Nasihat Mantan PM Qatar Kepada Arab Saudi

“Kondisi Arab menyedikan. Ada yang diduduki, ada yang tidak stabil, dan yang stabilpun tidak membentuk blok yang koheren terhadap tantangan. Seandainya negara-negara besar seperti Arab Saudi, Mesir dan Maroko bersatu maka pemandangannya akan berbeda,” tulisnya. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*