Doha, LiputanIslam.com –   Mantan Perdana Menteri Qatar Hamad bin Jassim al-Thani menyampaikan imbauan dan saran kepada rezim Riyadh menyusul dampak serangan pasukan Yaman ke Bandara Abha di bagian selatan Saudi.

“Tak ada salahnya meminta bantuan kepada Amman untuk memulai pembicaraan serius guna mengakhiri konflik tercela yang tidak akan ada yang menang dan yang kalah ini,” imbau al-Thani melalui akun Twitter-nya, Kamis (13/6/2019).

Mengenai serangan pasukan Yaman ke Bandara Abha yang terjadi pada Rabu lalu, al-Thani menyebutkan, “Apa yang terjadi dalam pemboman di Arab Saudi di mana Ansarullah mengaku bertanggungjawab adalah insiden yang tidak kami harapkan dari negara saudara (Arab Saudi) ini, karena stabilitasnya penting bagi kawasan ini. Kami berharap akan ada tinjauan serius atas faktor-faktor yang menyebabkan kondisi ini. Bagaimanapun juga peninjauan ulang tidak akan ada salahnya.”

Baca: Ketika Serangan Pasukan Yaman Kian Menghebat Terhadap Arab Saudi

Dia juga menyinggung isu serangan terhadap tanker minyak di Teluk Persia dan Selat Oman.

“Adapun mengenai insiden tanker minyak, yang semakin menimbulkan ketegangan dan kian berbahaya, mereka juga membutuhkan tinjauan ulang yang mendalam dan obyektif serta pikiran yang tenang agar kita dapat menghentikan pihak-pihak yang hendak mencari keuntungan dan bermaksud menyulut kawasan sebelum membakar tanker, dan ini tentu saja di luar sistem negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC),” terangnya.

Baca: Iran dan AS Saling Tuding Terkait Serangan di Perairan Teluk

Aliansi Saudi-AS telah berjanji akan menunjukkan reaksi sengit atas serangan rudal pasukan Yaman ke Bandara Abha. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*