Teheran, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menjelaskan ihwal penolakannya diundang ke Gedung Putih, dan menilai AS tidak akan bisa menggalang aliansi untuk melindungi kapal dagang di Teluk Persia karena para sekutunya merasa “malu” bergabung dengannya.

“AS sekarang sendirian di dunia dan tak sanggup membentuk aliansi. Negara-negara sahabatnya merasa malu berada di satu aliansi dengannya,” tutur Zarif dalam jumpa pers di Teheran, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, AS bernasib demikian akibat tindakannya sendiri melanggar undang-undang dengan menciptakan ketegangan dan krisis.

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak Presiden AS Donald Trump pada Mei 2018 menarik keluar negaranya dari perjanjian nuklir Iran dengan sejumlah negara terkemuka dunia kemudian menerapkan lagi sanksi ketatnya terhadap Iran.

Baca: Menlu Iran Dikenai Sanksi Setelah Menolak Ajakan Pertemuan Dengan Presiden AS

Ketegangan itu memuncak setelah Iran menembak jatuh pesawat nirawak siluman pengintai AS dan terjadi pula serangan-serangan ke kapal tanker di Teluk Persia yang dituduhkan AS terhadap Iran namun Iran membantahnya.

Meski demikian, AS kesulitan menggalang aliansi karena negara-negara Eropa tampak enggan terseret kepada resiko konflik AS dengan Iran.

Saat ditanya mengenai laporan-laporan tentang penolakan Zarif terhadap undangan datang ke Gedung Putih, dia mengaku memang menolak undangan itu meskipun sudah ada ancaman bahwa dirinya akan dikenai sanksi oleh Washington.

Baca: Iran Deteksi Drone Siluman Global Hawk dengan Radar “Thamen” Buatan Dalam Negeri

“Telah dikatakan kepada saya di New York bahwa saya akan dikenai sanksi jika tidak menyutui tawaran itu, tapi beruntung saya menolaknya… Tindakan AS terhadap saya tidak akan berarti apa-apa kecuali bahwa AS telah kandas dalam dialog dan diplomasi… Semakin keras mereka menekan dan menerapkan sanksi terhadap kami semakin besar pula kesolidan kami dan kebersandaran kami kepada rakyat. Mereka tidak akan dapat membatasi perkembangan Iran,” terangnya. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*