Teheran, LiputanIslam.com –   Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami untuk pertama kalinya menyatakan bahwa drone Amerika Serikat (AS) jenis Global Hawk yang beberapa waktu lalu ditembak jatuh oleh pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Selat Hormuz dideteksi oleh negara republik Islam ini dengan menggunakan radar Thamen buatan dalam negeri.

Saat itu Iran mengumumkan bahwa pesawat nirawak siluman pengintai AS itu tertembak jatuh dengan menggunakan sistem “3 Khordad” yang juga buatan dalam negeri, namun tidak menyebutkan nama radar yang digunakan dalam sistem ini.

Baca: Militer Iran Klaim Radarnya Bisa Deteksi Pesawat Tercanggih AS

Menurut website Kementerian Pertahanan Iran, sistem radar Thamen berkemampuan mendeteksi lima sasaran laut dan satu sasaran udara sekaligus.

Penembakan jatuhan drone Global Hawk terjadi pada 20 Juni lalu di provinsi Hormuzgan di bagian selatan Iran.

Baca: AS: Iran Beri 6 Peringatan Sebelum dan Sesudah RQ-4 Ditembak Jatuh

Humas IRGC menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada saat-saat awal dini hari sembari menyatakan, “Pertahanan udara Pasukan Dirgantara IRGC telah membidik dan menjatuhkan pesawat pengintai AS jenis Global Hawk setelah pesawat ini menerjang zona udara Iran di kawasan Gunung Mubarak, provinsi Hormuzgan.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*