Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei, Senin (18/11/2019), menyatakan bahwa sekitar 80% kerusuhan yang mewarnai aksi unjuk rasa terkait kenaikan harga bahan bakar minyak di negara ini telah berhasil dikendalikan, situasi akan pulih dalam dua hari, dan masalah pemutusan Internet di beberapa provinsi juga akan segera selesai.

Ali Rabiei menyebutkan, “Sejumlah personel keamanan tewas oleh senjata api dan dengan cara teroris dalam kerusuhan yang terjadi di beberapa kota…  Dalam aksi protes selama beberapa hari-hari terakhir terjadi penggunaan senjata dan pembakaran pompa bensin, ini tidak dapat diterima .. Kami secara resmi mengakui hak protes warga, tapi ini berbeda dengan kerusuhan dan pelaku huru-hara.”

Dia menyebutkan bahwa kebijakan menaikkan harga bensin adalah bagian dari reformasi ekonomi yang dibutuhkan negara, baik ada sanksi AS ataupun tidak.

Sementara itu, komandan pasukan relawan Basij pada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayjen Ghulam Reza Soleimani, Senin, mengatakan, “Suasana relatif baik kemarin di negara ini. Pasukan (relawan) Basij melindungi kantor-kantor administrasi negara selama dua hari terakhir .. Dan sebagian pemimpin penggerak kerusuhan telah teridentifikasi.”

Dia menambahkan bahwa pasukan keamanan memperlakukan “para pengunjuk rasa sejati” dengan tenang, namun tegas terhadap perusuh karena pasukan keamanan tidak membiarkan terjadinya kerugian pada negara.

Soleimani memastikan AS berusaha menunggangi peristiwa ini untuk merongrong pemerintah Iran, namun gagal.

Baca: Kemenlu Sebut Amerika Hanya Inginkan Kekacauan di Iran

“AS kandas dalam rencana-rencananya untuk membangkitkan kekacauan di Iran, sama sekali tidak akan berhasil menggoyang keamanan Iran, dan kembali menelan kekalahan,” ujarnya.

Kantor berita Mehr menyebutkan sebanyak 10 anggota pasukan relawan Basij meninggal dunia dalam bentrokan dengan para perusuh di kota Malard di barat Teheran, ibu kota Iran.

Baca: Terjadi Kerusuhan di Iran, Pompeo di Twitter Bersorak

Sejumlah besar kota Iran belakangan ini dilanda gelombang aksi protes menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga bensin. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*