Jubir Kemenlu Iran, Abbas Mousavi. Sumber: Presstv

Tehran,LiputanIslam.com—Iran telah mengecam dukungan Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo, terhadap para perusuh yang berdemo menentang kebijakan kenaikan harga bahan bakar di Iran beberapa hari lalu. Jubir Kementerian Luar Negeri AS, Abbas Mousavi, menyebut Amerika tidak pernah bersimpati terhadap rakyat Iran, kecuali terhadap orang-orang yang menebar kekacauan.

Pada Jum’at (15/11) lalu, pemerintah Iran mulai mendistribusikan bahan bakar dengan harga baru dan menyebut keuntungan penjualan akan digunakan untuk membiayai kebutuhan lain.

Kebijakan ini memicu aksi unjuk rasa di sejumlah kota di Iran. Sebagian aksi ternodai oleh kelompok tertentu yang mencoba menunggangi dan mengeksplotasi situasi yang ada.

Akibatnya, aksi unjuk rasa berujung pada aksi kekerasan. Beberapa laporan menyebut ada bentrokan antara petugas keamanan dengan demonstran anarkis yang juga merusak fasilitas umum.

Baca: Terjadi Kerusuhan di Iran, Pompeo Bersorak di Twitter

Melalui akun twitternya, Pompeo di hari yang sama menyatakan dukungannya terhadap para pengacau dan menulis, “Seperti saya katakan satu setengah tahun lalu kepada orang-orang Iran: Amerika Serikat bersama dengan Anda.”

Merespon cuitan Pompeo, Mousavi mengatakan,”Orang-orang Iran yang bermartabat sangat menyadari kemunafikan yang sama sekali tidak mengandung simpati.”

Mousavi mengomentari sikap Pompeo yang aneh, mengaku mendukung rakyat Iran namun di sisi lain menjatuhkan sanksi kepada mereka. Secara eksplisit, tambah Mousavi, Pompeo ingin mengatakan bahwa orang-orang Iran harus mematuhi keinginan kami jika mereka tidak ingin tetap kelaparan.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC Persia November lalu, Pompeo meminta para pejabat Iran mematuhi permintaan Washington jika mereka ingin rakyat Iran bisa makan.

Menlu Iran, M. Javad Zarif, mengecam ancaman kelaparan yang disampaikan oleh Pompeo. Ia menegaskan, Republik Islam akan terus berjuang, meski harus menghadapi sanksi maksimal dari Amerika. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*