Kabul, LiputanIslam.com –   Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigjen Amir Ali Hajizadeh, menyatakan bahwa Iran berada di peringkat pertama di antara negara-negara Timur Tengah di bidang teknologi rudal, dan tergolong terkemuka di tingkat global.

“Hari ini, kami menempati peringkat pertama dalam teknologi rudal di tingkat regional dan berada di antara beberapa kekuatan global dalam hal ini,” ungkapnya, Ahad (18/8/2019).  Minggu.

Dia juga mengatakan bahwa peringkat yang sama berlaku bagi status negara republik Islam ini di bidang pesawat nirawak (drone).

Baca: Militer Iran: Arab Teluk Akan Mati Kehausan Jika Terjadi Perang

Hajizadeh melanjutkan bahwa penembak jatuhan drone mata-mata berteknologi tinggi milik AS oleh IRGC beberapa waktu lalu merupakan indikasi kecakapan kontraofensif Iran serta membuktikan kemampuannya membangun sistem pertahanan radar dan rudal.

Pemerintah Iran telah berulang kali memastikan program rudal negara ini bukan untuk tujuan non-konvensional dan hanya dimaksudkan sebagai bagian dari daya pencegahan.

Baca:  Sekjen Hizbullah: Memerangi Iran Berarti Memerangi Semua Poros Resistansi

Pada akhir Juli, Menteri Pertahanan Iran Brigjen Amir Hatami menyebutkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran melakukan berbagai kegiatan, termasuk ujicoba rudal, sesuai rencana dan “secara teratur.”

“Jika pihak tertentu melakukan semacam manuver media (untuk menggambarkan hal lain), maka itu karena mereka mengejar tujuan spesifik mereka sendiri. Angkatan Bersenjata kami, bagaimanapun, melakukan kegiatan mereka, termasuk ujicoba rudal, sepenuhnya secara teratur, “ tutur Hatami. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*