Teheran, LiputanIslam.com –  Militer Iran menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh drone pengintai asing di Asalouyeh, kota yang ditempati tempat sebuah fasilitas minyak dan gas di bagian selatan negara ini, Kamis (28/11/2019).

“Ada pergerakan di bagian selatan negara ini, namun terpantau dan telah direaksi secara tepat berkat kesiagaan sistem pertahanan udara,”ungkap Laksamana Mahmoud Mousavi, wakil komandan Angkatan Bersenjata Iran bidang operasi militer.

Dia menjelaskan bahwa sebuah drone telah tertembak jatuh dan kini serpihannya ada di tangan para ahli untuk diselidiki motivasi penerbangan drone itu dan dari negara dan pihak mana drone itu berasal. Selanjutnya, laporan tentang hasil penyelidikan itu akan diserahkan kepada pemerintah untuk diambil keputusan dan tindakan serta pemberitahuan kepada badan-badan otoritas internasional.

Baca: Iran akan Perkuat Kapal Perangnya dengan Drone Canggih, Persiapan Menghadapi Koalisi Maritim AS?

Dia menambahkan sejauh ini sudah cukup keterangan yang telah disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani, dan pemberitahuan lebih lanjut akan disampaikan di masa mendatang jika dirasa perlu.

Dalam siaran persnya pada pekan lalu Shamkhani menyatakan bahwa pihak musuh Iran bermaksud menyerang fasilitas Asalouyeh milik Iran sebagai balasan atas serangan pada 14 September lalu yang menerjang dua fasilitas minyak Aramco milik Saudi di bagian timur negara kerajaan ini.

Baca: Ayatullah Khamenei: Demo Akbar di Iran Buktikan lagi Keperkasaan Bangsa Negara ini

Saudi dan AS menuding Iran berada di balik serangan itu meskipun pihak yang mengaku sebagai pelakunya adalah kelompok pejuang Ansarullah di Yaman. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*