Teheran, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan negaranya siap mengadakan dialog dan menjalin hubungan baik dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain.

“Jika Saudi, Bahrain, dan Emirat mengubah kebijakannya dan menghentikan campur tangan terhadap urusan negara-negara lain maka kami siap menjalin hubungan baik dengan mereka… Pintu dialog dengan negara-negara jiran terbuka, dan Iran sama sekali tidak menutupnya” ungkap Zarif, Rabu (31/7/2019).

Pernyataan ini merupakan tanggapan atas pernyataan Duta Besar Saudi untuk PBB Abdallah al-Mouallimi mengenai penyelesaian perang Yaman, yang dinilai oleh Zarif sebagai “isyarat positif”.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan, “Tanggapan Iran akan positif untuk segala bentuk isyarat positif Saudi…. Iran sendiri sudah berulang kali menyerukan penyelesaian masalah antarnegara melalui kanal dialog tanpa prasyarat.”

Baca: Delegasi Militer UEA ke Iran, Netizen Saudi Tebar Kecaman

Mousavi menambahkan, “Teheran menyambut baik segala bentuk upaya pendekatan antarnegara Islam, karena meyakini ada kepentingan besar bersama padanya. Kepentingan ini menuntut negara-negara kawasan untuk mengesampingkan perselisihan, dem mencegah penyalahgunaan perselisihan ini oleh negara-negara lain dan sebagian rezim ilegal (Israel).”

Abdallah al-Mouallimi di PBB menegaskan bahwa Riyadh tidak menghendaki perang dengan Teheran di manapun. Dia juga menekankan bahwa krisis Yaman sudah sepatutnya berhenti, dan Riyadh siap menyambut baik hubungan kerjasama negara-negara Arab dengan Iran.

Baca:   Al-Mayadeen: Kunjungan Delegasi UEA  ke Iran adalah Alasan untuk Keluar dari Koalisi Saudi

Selasa lalu delegasi Uni Emirat Arab berkunjungan ke Teheran dan pada kesempatan ini kedua pihak telah membahas upaya memfasilitasi dan mempercepat pertukaran informasi keamanan antara kedua negara. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*