Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Hizbullah menyerahkan bangkai dua drone Israel yang jatuh Ahad lalu di pinggiran selatan Beirut, ibu kota Libanon, kepada intelijen militer negara ini.

Portal berita Al-Ahed, Jumat (30/8/2019), mengutip pernyataan sumber keamanan Hizbullah bahwa koordinasi antara kelompok pejuang ini dan Angkatan Bersenjata Libanon dilakukan sejak terjadinya insiden tersebut.

“Gambarannya sudah jelas bagi kubu resistensi (Hizbullah), dan apa yang banyak beredar di media tidaklah akurat,” ungkap sumber itu terkait dengan peluncuran dua drone itu dari arah laut.

Baca: Drone Israel Masuk Lagi, Ditembak Tentara Libanon

Sebelumnya, Hizbullah mengumumkan bahwa dua drone Rezim Zionis itu membawa bahan peledak, dan satu di antaranya jatuh akibat kerusakan teknis, sedangkan yang lain meledak di dekat kantor media Hizbullah hingga menimbulkan kerugian materi di sana.

Kantor berita Libanon, NNA, melaporkan bahwa tiga orang menderita luka ringan terkena serpihan drone yang meledak.

Baca: Hizbullah: Israel akan Mendapat Serangan Mengejutkan

Berbagai spekulasi berkembang terkait dengan sasaran drone itu. Rezim Zionis sendiri membisu terkait peristiwa itu, namun medianya menyebutkan serangan itu dilancarkan terhadap apa yang diklaim Israel sebagai proyek rudal berpresisi tinggi Hizbullah di bawah pengawasan Iran.

Sumber-sumber politik Libanon menduga kuat bahwa serangan drone Israel itu ditujukan terhadap tokoh-tokoh Hizbullah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*