Beirut, LiputanIslam.com –   Kepala Departemen Informasi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) untuk kawasan luar, Raafat Marra, menyambut baik pidato Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah yang menyerukan dialog Libanon-Palestina untuk melawan prakarsa Amerika Serikat (AS) Deal of the Century, menentang  penempatan pengungsi Palestina untuk selamanya di negara-negara lain, dan berpegang teguh pada hak kepulangan para pengungsi Palestina.

Baca: Nasrallah Mengaku Mementingkan Perlawanan Terhadap Prakarsa AS “Deal Of The Century”

“Seruan Nasrallah datang pada waktu yang tepat. Dialog Libanon-Palestina adalah cara terbaik dan paling efektif untuk membendung Deal of the Century, dan untuk mengantispasi dampaknya, terutama upaya pemaksaan pemukiman (kaum Zionis) dan peniadaan hak kepulangan,” ungkap Raafat Marra.

Petinggi Hamas ini kemudian mengimbau supaya dialog Libanon-Palestina juga mencakup pemberian hak sosial kepada para pengungsi Palestina di Libanon dan penggalangan kerjasama penguatan keamanan dan stabilitas.

Dia menekankan konsistensi para pengungsi Palestina di Lebanon pada identitas nasional mereka dan komitmen penuh mereka pada garis perlawanan terhadap pendudukan dan pada hak kepulangan mereka ke kampung halaman mereka di Palestina.

Baca: Hamas Kecam Upaya Normalisasi Hubungan Arab-Israel dan Konferensi Bahrain

 

Pada Sabtu lalu dalam pidato televisi yang menandai peringatan kekalahan pasukan pendudukan Israel di Libanon selatan pada 25 Mei 2000, Sayyid Hassan Nasrallah mengatakan bahwa Konferensi Ekonomi Bahrain pada bulan Juni mendatang “ bisa jadi akan membuka pintu bagi penempatan pengungsi Palestina untuk selamanya di Libanon dan negara-negara lain.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*