Teheran, LiputanIslam.com –  Pemerintah AS mengeluarkan visa kunjungan untuk Presiden Iran Hassan Rouhani dan menteri luar negerinya, Mohammad Javad Zarif, sehingga keduanya akan dapat menghadiri sidang Majelis Umum PBB di New York, AS.

Demikian dinyatakan oleh perwakilan Iran di PBB sembari menyatakan bahwa dengan demikian Rouhani dan Zarif akan dapat menghadiri sidang para pemimpin dunia yang akan diselenggarakan pekan depan tersebut.

Juru bicara perwakilan Iran di PBB Alieeza Mir Yousefi kepada Reuters telah mengkonfirmasi keluarnya visa tersebut setelah sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Rouhani tidak akan mengikuti sidang PBB itu karena AS menolak memberi visa kepada Rouhani menyusul insiden serangan terhadap dua pabrik minyak Saudi yang membuat Teheran dituduh oleh Washington dan Riyadh berada di baliknya.

Baca: Menlu Saudi Minta Masyarakat Dunia Menindak Tegas Iran

Presiden AS Donald Trump Rabu lalu menyatakan bahwa keputusan untuk menerbitkan visa di luar kewenangannya.

“Jika itu terserah saya, saya akan membiarkan mereka datang,” ujarnya.

Baca: Panas, Iran Bersiap Menghadapi dan Membalas Serangan

Dikabarkan pula bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sehari sebelumnya telah menyarankan Trump agar menolak memberi visa kepada delegasi Iran.

Pompeo sendiri enggan berkomentar ketika dikonfirmasi. Dia hanya mengatakan,”Kami tidak berbicara tentang pemberian atau tidak adanya pemberian visa. Jika Anda terhubung dengan organisasi teroris asing, saya tidak tahu.” (mm/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*