Teheran, LiputanIslam.com –  Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani,  Rabu (18/9/2019), menegaskan pihaknya sedang memantau setiap upaya serangan, dan akan meladeni secara tegas dan total segala agresi yang mungkin akan terjadi.

Shamkhani menyatakan bahwa krisis Yaman yang telah berkobar lebih dari 50 bulan akibat kontinyuitas agresi Saudi terhadap Yaman tak dapat diselesaikan melalui jalur militer sehingga harus diupayakan melalui kanal dialog Yaman-Yaman tanpa campur tangan pihak ketiga.

Dia menambahkan bahwa bangsa tertindas Yaman berhak membela diri dan membalas agresi asing.

Baca: Saudi Tuding Iran Penyerang Aramco, Ini Bantahan Awal Teheran

Shamkhani memastikan bahwa senjata pasukan Yaman dirancang dan diproduksi oleh Yaman sendiri, dan karena itu pengaitan senjata itu dengan negara lain merupakan upaya cuci tangan dari tanggungjawab atas rendahnya efektivitas persenjataan mutakhir yang telah diborong Saudi dari Barat, terutama AS, dengan menghamburkan dana yang sangat besar.

Baca: Pasukan Yaman Kembali Tegaskan Tanggungjawabnya Atas Serangan ke Aramco

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran mengingatkan bahwa kebijakan strategis Iran bertumpu pada pengurangan ketegangan, penghindaran konfrontasi, dan penyelesaian krisis regional melalui dialog.

Namun demikian, lanjutnya, Iran sepenuhnya siap memonitor setiap upaya serangan terhadap negara atau kepentingan negara Republik Islam ini, dan akan merespons secara tegas, mengejutkan, dan komprehensif terhadap segala bentuk agresi.

Di hari yang sama, Iran telah memperingatkan AS melalui Swiss bahwa tindakan apa pun terhadap Iran terkait tuduhan bahwa Teheran berada di balik serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi akan segera diladeni oleh Iran.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*