Washington,LiputanIslam.com-Kilang minyak perusahaan Saudi, Aramco, menjadi target serangan nirawak Yaman, Sabtu (14/9). Seorang senator AS dari Partai Republik turut menanggapi serangan tersebut.

Melalui Twitter, Lindsay Graham mengklaim, serangan Ansharullah itu adalah contoh bagaimana Iran “mengacaukan Timur Tengah.”

Senator dari South Carolina ini berpendapat, Iran tidak punya niat untuk berdamai. Teheran dituding Graham berupaya membuat senjata nuklir dan menguasai kawasan.

Baca: AS Tuduh Iran Berada di Balik Serangan ke Kilang Minyak Saudi

“Jika Iran melanjutkan tindakan provokatifnya atau meningkatkan pengayaan uranium, sudah saatnya bagi AS untuk menaruh opsi serangan ke kilang-kilang minyak Iran di atas meja,”cuitnya.

“Selama Iran belum merasakan konsekuensi yang lebih nyata, seperti serangan ke kilang minyak mereka, yang akan melumpuhkan rezim, mereka tidak akan menghentikan tindakan-tindakan buruknya,”imbuh Graham.

Senator AS ini bicara soal serangan ke kilang minyak Iran, padahal belum lama berselang, Iran menembak jatuh nirawak mata-mata AS, tanpa ada kemampuan Washington untuk meresponnya secara militer. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Serangan Drone Ansarullah Lumpuhkan Separuh Volume Produksi Minyak Saudi

Media Israel Akui Peningkatan Signifikan Daya Serang Nirawak Yaman

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*