Washington,LiputanIslam.com-Di tengah memanasnya kondisi politik AS terkait rencana interpelasi Donald Trump dalam skandal UkraineGate, Pentagon menyatakan pihaknya tidak terlibat dalam masalah ini.

Dilansir dari Sputnik, juru bicara Pentagon pada hari Kamis (3/10) menyatakan, tak satu pun anggota kemenhan AS mendengarkan transkrip hubungan telepon Trump dengan Volodymyr Zelensky (presiden Ukraina) 25 Juli lalu.

Menurut Jonathan Hoffman, semua dokumen terkait Ukraina akan diserahkan kepada kantor penyelidik umum Pentagon.

Baca: Masalah Baru bagi Trump, Pompeo Juga Terlibat di “UkraineGate”

Hoffman menambahkan, Mark Esper (menhan AS) secara resmi mengumumkan, dia tidak hadir di ruangan saat Trump menelepon Zelensky sehingga tidak tahu isi pembicaraan mereka.

Sebelum ini, media-media AS mengungkap kehadiran Mike Pompeo (menlu AS) di ruangan tersebut. Berita ini menjadi heboh, karena sebelumnya Pompeo mengaku tidak tahu menahu soal kontak telepon itu, meski kemudian ia mencabut pernyataannya.

Dalam konferensi pers kemarin, topik uji coba rudal terbaru Korut juga menjadi salah satu pembahasan Pentagon dengan wartawan.

Jubir staf gabungan angkatan bersenjata AS menyatakan, rudal yang ditembakkan Korut adalah sebuah rudal balistik dengan jarak tempuh pendek atau menengah.

Kantor berita Korut kemarin mengabarkan, Pyongyang sukses menguji coba sebuah rudal balistik baru yang ditembakkan dari kapal selam. (af/alalam)

Baca Juga:

Sekutu-sekutu AS Tak Luput dari Ancaman Sanksi Washington

Bin Salman Akui Akan ‘Peluk’ Israel Jika AS Membantunya Kuasai Timur Tengah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*