Riyadh,LiputanIslam.com-Sebuah harian terbitan AS menyatakan, serangan rudal dan pesawat nirawak tentara Yaman mengungkap titik-titik kelemahan sistem pertahanan udara Saudi. Padahal, negara tersebut mengandalkan sistem pertahanan Patriot buatan AS. Selain itu, Saudi menduduki peringkat ketiga negara-negara yang memiliki anggaran militer terbesar di dunia.

Mengutip dari seorang pejabat Saudi yang enggan identitasnya dipublikasikan, harian Wall Street Journal menyebut banyaknya masalah sistem pertahanan rudal yang dimiliki Saudi.

Baca: Ansharullah Yaman Gempur Lagi Bandara Abha dan Jizan dengan Drone

Sebelum ini, media-media Saudi memberitakan tewasnya dua serdadu Saudi dalam pertempuran melawan tentara Yaman di perbatasan kedua negara. Pihak Yaman juga mengumumkan, mereka telah menyerang tempat berkumpulnya tentara Saudi di pangkalan Akifah, Najran, dengan rudal balistik.

Yahya Saree (juru bicara angkatan bersenjata Yaman) menyatakan, pesawat-pesawat nirawak Yaman telah membombardir bandara internasional Abha dan Jizan, termasuk hanggar-hanggar jet tempur dan sejumlah target militer lain.

“Serangan-serangan ini menyebabkan lumpuhnya penerbangan di kedua bandara tersebut,”kata Saree.

Baca Juga:

Komandan IRGC: Sanksi Baru Buktikan AS Sudah Putus Asa

Aljazair, Masyarakat Arab Paling Vokal terhadap Lokakarya Bahrain

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*