Muskat,LiputanIslam.com-Kementerian luar negeri Oman membantah bahwa negaranya menjalin hubungan resmi dengan Rezim Zionis. Bantahan ini disampaikan menyusul klaim Yossi Cohen (direktur Mossad) soal hubungan Tel Aviv-Muskat.

Dalam laman resmi kemenlu Oman di Twitter, disebutkan bahwa apa yang diberitakan oleh sejumlah media dan medsos tentang Israel-Oman “tidak benar.”

“Kesultanan Oman berusaha mempersiapkan kondisi diplomatik untuk memulai hubungan antara negara-negara internasional dan regional demi mewujudkan perdamaian PLO dan pemerintah Israel, sehingga negara mandiri Palestina bisa terbentuk,”kata seorang pejabat resmi Oman.

Meski demikian, dalam statemen bantahan tersebut, Oman menyebut “negara Israel” hingga dua kali.

Cohen dalam pidatonya di seminar keamanan Herzliyya (Senin 1/7) menyatakan, Israel memiliki hubungan luas dengan sejumlah negara Arab.

“Kementerian luar negeri Israel akan mengirim utusan dalam pertemuan-pertemuan mendatang di Oman,”ujar Cohen.

Benyamin Netanyahu (PM Israel) melakukan kunjungan mendadak ke Oman pada 25 Oktober 2018 lalu dan mendapat sambutan hangat dari Sultan Qabus. Itu merupakan kunjungan pertama seorang pejabat tinggi Rezim Zionis ke salah satu negara Arab sekitar Teluk Persia dalam kurun 22 tahun terakhir. (af/fars)

Baca Juga:

Israel Nyatakan Siap Keroyok Iran

Rusia Sebut Serangan Israel ke Suriah Ancaman Bagi Stabilitas Regional

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*