Sanaa,LiputanIslam.com-Sebuah sumber di kementerian pertahanan Yaman mengumumkan, fasilitas minyak Saudi yang digempur nirawak Yaman  pada 9 Ramadan 9 (14 Mei) lalu, adalah bagian dari 300 titik militer dan vital musuh yang bakal menjadi target serangan.

Dalam wawancara dengan kantor berita SABA, sumber tersebut menjelaskan, target-target itu mencakup pangkalan dan unit militer vital Saudi dan UEA, termasuk basis-basis mereka di Yaman.

Menurut sumber itu, tahap perlawanan kepada para agresor telah memasuki babak baru. Perkembangan-perkembangan fundamental akan segera terjadi di semua bidang, demikian ia menjelaskan.

Ia menegaskan, Yaman bukan ancaman bagi siapa pun, juga tidak berniat untuk mengagresi para tetangganya. Dihentikannya agresi atas Yaman adalah mukadimah untuk sebuah tahap guna mewujudkan perdamaian.

Selasa pekan lalu, pasukan Yaman dan pejuang Ansharullah menyerang dua pangkalan pompa minyak milik Aramco di provinsi al-Dawadami dan Afif. Serangan nirawak itu dilakukan sebagai balasan atas serangan udara koalisi Saudi di Yaman.

Al-Dawadami dan Afif berada di bagian tengah wilayah Saudi. Secara berurutan, keduanya berjarak 230 dan 390 km dari Riyadh, ibukota Saudi. Perkiraan jarak dari kota Yaman paling utara, seperti Saadah, hingga dua provinsi tersebut adalah 800 hingga 850 km. (af/alalam)

 

Berita Terkait:

Kini Pasukan Yaman Sanggup Merangsek ke Wilayah Musuh

Saudi Tuding Iran Perintahkan Serangan Ansarullah ke Fasilitas Minyak Saudi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*