Sanaa,LiputanIslam.com-Ahmad al-Hubaishi, penasihat humas Dewan Politik Tinggi Yaman, menyatakan,”Di awal agresi, tentara Yaman hanya bisa membendung serangan agresor. Namun saat ini, teknologi yang dimiliki tentara dan pejuang rakyat Yaman mampu membalas serangan dengan tangguh.”

Al-Hubaishi menambahkan, sejak awal perangkat humas Yaman berusaha mengobarkan semangat para pejuang negeri tersebut.

“Awalnya, Yaman berusaha mengembangkan kemampuan rudal dan unit pesawat nirawak untuk mengambil alih kendali. Di sini, kita harus mengapresiasi jerih payah Syahid Saleh al-Samad, sebab dia-lah yang secara pribadi mengawasi pengembangan dan peningkatan skill tentara Yaman. Dia juga selalu hadir di medan-medan tempur,”kata al-Hubaishi saat diwawancarai saluran televisi al-Alam.

Dia menambahkan, seiring meningkatnya skill tentara dan pejuang rakyat Yaman dalam beberapa tahun terakhir, Yaman sanggup mengambil alih kendali. Bahkan, katanya, kini tentara Yaman mampu melakukan operasi militer di dalam wilayah musuh.

Pada 14 Mei lalu, pesawat-pesawat nirawak Ansharullah menyerang dua stasiun pompa minyak di kota al-Dawadami dan Afif, Saudi. Serangan itu sukses melumpuhkan jalur pipa utama pendistribusi minyak. (af/alalam)

 

Berita Terkait:

Serangan Brutal Saudi ke Ibukota Yaman Tewaskan 8 Warga Sipil

Ansharullah Yaman Umumkan Serangannya terhadap “Instalasi Vital Saudi”

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*