Karbala,LiputanIslam.com-Pejabat provinsi Karbala membantah isu terbunuhnya pengunjuk rasa saat demo. Mereka menyatakan, justru aparat keamanan yang menjadi korban luka.

Sejumlah media pada Selasa kemarin (29/10) mengklaim, banyak warga tewas dalam unjuk rasa di Karbala Senin malam (28/10).

Beberapa media yang milik Saudi, seperti al-Arabiya dan al-Hurra, memuat judul-judul berita yang menghebohkan untuk memanaskan suasana. Di antaranya:”peluru tajam dan dilindas mobil” dan”malam penuh kekerasan di Karbala; data tak jelas soal korban jiwa.”

Gubernur Karbala dan komandan operasi Furat pada tengah hari Selasa kemarin mengadakan jumpa pers. Mereka menepis segala isu di atas dan merilis kabar resmi.

“Video-video yang tersebar terkait tewasnya sejumlah orang, adalah bohong dan tidak berhubungan dengan unjuk rasa Senin malam. Tak seorang pun tewas dalam unjuk rasa semalam,”kata Nashif al-Khitabi.

* Judul berita stasiun televisi al-Arabiya

“Sejumlah pengunjuk rasa menyerang aparat keamanan, kantor pemerintah, dan bank-bank. Aparat keamanan sudah diperintahkan agar tidak menggunakan peluru tajam…Kebanyakan korban luka dalam unjuk rasa semalam justru aparat keamanan, bukan warga sipil,”lanjutnya.

Abdul Karim Khalaf (jubir komandan umum angkatan bersenjata Irak) mengabarkan, korban cedera pada unjuk rasa Senin malam berjumlah 143 orang, meliputi aparat keamanan dan warga. Dia menegaskan, sama sekali tak ada korban tewas.

Kepolisian Karbala juga membantah isu jatuhnya korban jiwa dalam unjuk rasa Senin malam. Dalam statemen kepolisian Karbala disebutkan,”Tak ada aparat keamanan atau warga yang tewas dalam unjuk rasa Senin malam. Satu orang tewas di timur Karbala karena tindakan kriminal dan tak ada kaitannya dengan unjuk rasa. Untuk memastikan tiadanya korban jiwa, semua bisa merujuk ke dokter di rumah sakit al-Husaini.” (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Kemendagri Irak Peringatkan Kemungkinan Dibakarnya Kemah Pengunjuk Rasa

Ayatullah Sistani: Kekerasan saat Unjuk Rasa akan Dimanfaatkan Pihak Asing

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*