Karbala,LiputanIslam.com-Ulama panutan masyarakat Irak melalui wakilnya menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengunjuk rasa. Dalam statemen yang dibacakan wakilnya, Ayatullah Ali Sistani meminta pengunjuk rasa tidak merusak fasilitas umum serta tidak menyakiti aparat keamanan.

Ayatullah Sistani menegaskan, aparat keamanan juga harus menjamin agar pengunjuk rasa dilindungi dari kekerasan.

“Menyerang aparat keamanan dan merusak fasilitas umum dan pribadi saat demo tidak dibenarkan dalam syariat. Tindakan ini juga bertentangan dengan etika unjuk rasa damai. Kekerasan akan memberi peluang bagi intervensi asing dan pihak-pihak luar untuk membalas kegagalan regional dan internasional mereka,”kata Ayatullah Sistani dalam statemen yang dibacakan di mimbar salat Jumat Karbala (25/10).

Baca: Pasukan AS Tidak Boleh Berada di Irak Lebih dari Sebulan

“Reformasi sejati harus diwujudkan melalui cara damai, solidaritas, dan persatuan antara masyarakat Irak.”

Statemen ini juga meminta agar pengunjuk rasa mengontrol emosi dan tidak membiarkan amarah mereka kian mengeruhkan kondisi.

“Para pengunjuk rasa jangan membiarkan penyusup masuk ke tengah mereka. Pada unjuk-unjuk rasa terdahulu, tujuan-tujuan yang diinginkan belum terwujud. Sebuah dewan hukum independen harus dibentuk untuk menyelidiki demo-demo sebelum ini,”lanjutnya.

Statemen Ayatullah Sistani menegaskan, penghapusan hak istimewa sejumlah politisi dan pembasmian korupsi harus menjadi prioritas dalam program reformasi. (af/alalam)

Baca Juga:

Sekjen Hizbullah Cemaskan Terjadinya Perang Saudara di Lebanon

Pentagon akan Kirim Perangkat Militer ke Suriah untuk Lindungi Minyak

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*