Teheran,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Iran menegaskan, negaranya tidak akan menanti sampai berakhirnya masa jabatan Donald Trump.

“Iran tak akan menunggu Trump lengser. Tak ada negara berakal sehat yang membangun kebijakannya di atas sesuatu yang tak bisa ia kendalikan,”kata Mohammad Javad Zarif kepada Bloomberg.

Baca: Zarif: Senjata Nuklir Tidak Menjamin Keamanan

Beberapa waktu lalu, sejumlah negara-negara Eropa menyebut langkah Iran yang mengurangi komitmennya di JCPOA sebagai “tindakan terburu-buru.” Eropa berpendapat, seharusnya Teheran bersabar lebih dahulu sampai akhir masa jabatan Trump 2020 nanti, karena bisa saja presiden AS mendatang akan kembali ke JCPOA.

Setahun lebih usai AS keluar dari kesepakatan nuklir, negara-negara Eropa sendiri tidak melaksanakan komitmen mereka untuk mengatasi dampak keluarnya Washington. Untuk merespon sikap pasif Eropa, Iran lalu mengumumkan pengurangan komitmennya di JCPOA. Langkah ini bukanlah pelanggaran JCPOA dan masih dalam koridor kesepakatan nuklir itu.

Kepada Bloomberg, Zarif mengatakan, “AS telah menembak kakinya sendiri” dengan menyatakan keluar dari JCPOA. Dia juga menolak perundingan baru terkait JCPOA dan berkata,”Orang tidak akan membeli kuda dua kali.” (af/alalam)

Baca Juga:

Iran Sebut Proyek Rudalnya “Garis Merah”

AS Ganti Staf Kedubesnya di Baghdad dengan Agen Intelijen

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*