Teheran,LiputanIslam.com-Wakil menteri pertahanan Iran dalam sebuah seminar (5/10) memaparkan kemajuan-kemajuan yang diraih di bidang persenjataan militer.

Brigjen Qassem Taqizadeh menyinggung anggaran militer AS yang mencapai 700 milyar dolar. Menurutnya, jika mau, Iran bisa saja melakukan kompetisi persenjataan dengan AS, seperti Uni Soviet dahulu.

“Namun, persaingan ini telah membuat Uni Soviet runtuh. Jadi, (andai Iran hendak berkompetisi), bisa saja kita mengalami masalah yang sama,”kata Taqizadeh.

Taqizadeh, yang sempat bekerja di NASA, menyatakan bahwa banyak orang Iran yang bekerja di badan antariksa itu. Dengan demikian, Iran bisa memanfaatkan kapasitas semacam ini demi kepentingan dalam negeri, serta menciptakan kemampuan pertahanan dengan aset-aset lokal.

Baca: Iran Ciptakan Timteng Baru?

Dalam seminar itu, wamenhan Iran juga bicara soal proses dimulainya industri rudal Republik Islam Iran.

“Saat kami memulainya, kami cuma berlima saja dan hanya fokus pada rudal darat ke darat. Namun, belakangan disimpulkan bahwa kita tidak boleh bersikap pasif dan harus punya inisiatif lebih. Sebab itu, kami lalu memusatkan aktivitas untuk membentuk pertahanan aktif,”jelasnya.

Menurutnya, saat ini sebagian besar kepentingan AS berada dalam jarak 220 km dari Iran. Sehingga, jika AS menyerang Iran, kepentingan-kepentingan mereka akan mudah dijadikan sasaran.

“60 ribu orang Amerika berada di arah 360 derajat negara kita. Mereka tentu cukup waras untuk tidak menyerang kita. Mereka tahu kita memiliki perangkat dan fasilitas yang bisa menjatuhkan atau mendaratkan nirawak-nirawak mereka,”tandasnya.

“Pergerakan AS di kawasan selalu kita pantau tiap jam. Sebagai contoh, pesawat-pesawat U-2 mereka lepas landas dari Cyprus dan terbang di atas kawasan dua kali dalam sehari. Namun, usai kita membuat sistem pertahanan udara Bavar 373, AS sadar bahwa sistem ini bisa melacak dan menghancurkan pesawat-pesawat itu. Sebab itulah mereka kemudian menghentikan penerbangan U-2,”imbuhnya. (af/alalam)

Baca Juga:

IRGC: Riwayat Israel akan Tamat Jika Menyerang Iran

Jika Perang Iran vs AS Terjadi, Baghdad akan Dukung Teheran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*