Baghdad,LiputanIslam.com-Mantan wakil PM Irak menyatakan, negaranya akan mendukung Iran kapan saja terjadi perang.

“Jika Iran berhadapan dengan AS, kami akan berada di pihak Iran,”kata Bahaa al-Aaraji, wakil mantan PM Irak, Haidar al-Abadi.

Al-Aaraji lalu menjelaskan alasan kenapa Irak akan mendukung Iran jika terjadi perang. Dia mengatakan,”Iran lebih dekat dengan kami daripada (negara-negara) lain. Titik persamaannya dengan kami juga lebih banyak, dan mereka selalu menghormati kami.”

Dia meyakini, Donald Trump (presiden AS) “telah kalah di hadapan Iran dan tidak bisa menghadapinya.”

“Bila terjadi konflik senjata antara dua (Iran dan AS) ini di kawasan, Iran akan menghancurkan (kepentingan) AS,”tandasnya.

Al-Aaraji juga menyebutkan bahwa semua proyek regional Trump telah menemui kegagalan.

Mantan diplomat Irak juga menyinggung insiden pengeboman basis-basis relawan Irak, al-Hashd al-Shaabi, baru-baru ini.

Menurutnya, AS tahu bahwa pelaku pengeboman itu adalah Rezim Zionis. Hal ini juga dinyatakan secara resmi oleh Adil Abdulmahdi (PM Irak).

“Terpilihnya Abdulmahdi sebagai perdana menteri adalah hal baik. Masalah yang ada saat ini bukan lantaran Abdulmahdi, tapi disebabkan fraksi-fraksi politik,”jelasnya.

Al-Aaraji menyatakan, pendirian Abdulmahdi membuatnya tidak disukai AS, sehingga Washington tidak pernah mendukungnya sejak ia terpilih sebagai perdana menteri. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Pasukan Relawan Irak Nyatakan Ada Lampu Hijau untuk Balas Israel

Operasi Pasukan Yaman Babak II, Sekira 200 Pasukan Koalisi Pimpinan Saudi Tewas dan Luka

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*