Gaza,LiputanIslam.com-Deputi ketua kantor politik Hamas menyatakan, kunjungannya ke Iran awal pekan ini adalah sebuah “lawatan strategis dan bersejarah.”

“Saya menganggap kunjungan ini strategis dan bersejarah, sebab kunjungan ini dilakukan saat umat Islam menghadapi situasi rumit dengan bertambahnya rencana-rencana anti-Palestina serta ketegangan di kawasan,”kata Saleh al-Arouri kepada kantor berita Safa.

Menurut Hamas, kata al-Arouri, konflik di kawasan akan merugikan Rezim Zionis. Sebab itu, Israel bergerak untuk menghadapi barisan umat Islam.

Baca: Israel Dukung Penulis Saudi yang Kecam Anak-anak Pemberani Palestina

“Meski diembargo, Iran mengumumkan kesediaannya untuk memberikan segala bantuan (kepada Palestina). Iran tidak pernah merasa sungkan karena membantu Palestina. Sangat jarang orang-orang yang mengambil sikap seperti ini,”lanjutnya.

Al-Arouri juga menegaskan, Iran tak pernah meminta Hamas untuk berseteru dengan negara-negara Arab dan Islam. Sebaliknya, hubungan keduanya difokuskan untuk melawan Rezim Zionis.

Dia menyayangkan sikap sebagian negara Arab yang menahan sejumlah anggota Hamas dan para simpatisannya. Al-Arouri berpendapat, tindakan ini adalah noda dalam sejarah negara-negara tersebut.

Petinggi Hamas ini juga bicara soal tindakan Israel yang merubuhkan rumah-rumah warga Palestina di al-Quds. Ia mengatakan, tindakan ini adalah bagian dari prakarsa Deal of The Century yang digagas AS.

Dia menyatakan, permusuhan pemerintahan Trump terhadap Palestina menjadikan Washington sebagai sekutu kejahatan Zionis terhadap rakyat Palestina.

“Deal of The Century bertujuan membentuk poros baru di kawasan, yang dalam poros ini, Israel menjadi sekutu bagi sejumlah negara Arab,”tandas al-Arouri. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Saudi Nyatakan Kesiapannya untuk Kerjasama Arab dengan Iran

Al-Jazeera: Jika Terjadi Perang, Pejabat Iran Ancam Bidik Semua Pangkalan AS di Timur Tengah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*