NewYork,LiputanIslam.com-Dilansir dari stasiun televisi al-Jazeera, sekjen PBB dalam laporannya kepada Dewan Keamanan PBB menyatakan, koalisi Saudi hingga kini telah membunuh 729 anak Yaman.

Antonio Guterres menegaskan, dia akan tetap mencantumkan koalisi Arab yang dipimpin Riyadh dalam daftar hitam pelanggar hak anak-anak.

Baca: Ansarullah Siap Hentikan Serangan ke Saudi dengan Syarat

Dalam laporannya, Guterres juga mengumumkan 59 anak Palestina tewas di tangan Rezim Zionis, sementara 2756 lainnya mengalami luka-luka.

Di lain pihak, Kementerian Kesehatan Yaman mengumumkan, agresi koalisi Saudi ke Yaman telah menyebabkan lebih dari 100 ribu warga sipil menderita cacat tubuh.

Sejak awal agresi lebih dari 1,9 juta orang terkena wabah kolera. Hingga kini, 3700 dari mereka kehilangan nyawa akibat wabah itu, dan 40 persennya adalah anak-anak.

Agresi dan blokade koalisi Saudi juga menyebabkan sedikitnya 2,3 juta anak-anak balita Yaman kekurangan gizi. Tiap 10 menit, seorang anak Yaman meninggal akibat malnutrisi.

Para pakar PBB juga menyebut Yaman sebagai ajang krisis kemanusiaan terburuk di dunia. 22 juta orang, yang merupakan 75 persen penduduk Yaman, membutuhkan bantuan kemanusiaan. Dari jumlah ini, 8,4 juta orang tidak tahu bagaimana memenuhi kebutuhan makanan untuk hari berikut. (af/alalam)

Baca Juga:

Jaringan CIA di Iran Terungkap, 17 Agen telah Diamankan

Trump dan Resolusi Larangan Penjualan Senjata ke Saudi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*