Aachen,LiputanIslam.com-Seorang seniman asal Lebanon memenangkan hadiah Nelly Sachs senilai 9900 dolar. Namun, lantaran Walid Raad mendukung gerakan boikot atas Israel (BDS), pihak penyelenggara menarik kembali hadiahnya.

Dilansir dari harian al-Akhbar, karya Raad berhubungan dengan sejarah perang saudara di Lebanon.

Marcel Philipp (walikota Aachen) menyatakan, pemenang hadiah Nelly Sachs adalah pendukung gerakan BDS. Lantaran Raad tidak bersedia menyatakan sikap netral dalam masalah ini (dan bersikeras mendukung kampanye boikot atas Israel), maka hadiahnya dicabut.

Beberapa hari lalu, penghargaan Nelly Sachs juga ditarik dari penulis Inggris-Pakistan, Kamila Shamsie. Alasannya sama persis dengan kasus Raad, yaitu dukungan terhadap Palestina.

Nelly Sachs adalah penulis Jerman-Swedia (1891-1970). Penghargaan atas namanya diberikan kepada karya-karya tulis terbaik.

Gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) dibentuk sejak tahun 2005 oleh 171 organisasi nonpemerintah Palestina. Tujuannya adalah memberi tekanan ekonomi kepada Rezim Zionis, sehingga bisa memaksanya untuk mengakhiri penjajahan Palestina dan mengakui hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

IRGC: Riwayat Israel akan Tamat Jika Menyerang Iran

Bin Salman Akui Akan ‘Peluk’ Israel Jika AS Membantunya Kuasai Timur Tengah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*