Washington,LiputanIslam.com-Kandidat presiden dari Partai Demokrat untuk pilpres AS 2020 membeberkan program-program kebijakan luar negerinya jika kelak terpilih sebagai presiden.

Melalui situsnya, Joe Biden menyinggung soal kesepakatan nuklir Iran (JCPOA). Menurutnya, bila Iran ‘kembali’ ke JCPOA, ia juga akan membawa AS kembali ke perjanjian itu.

“JCPOA yang dibuat di masa pemerintahan Obama-Biden beserta sekutu AS dan negara-negara kuat dunia telah menutup jalan bagi Iran untuk membuat senjata nuklir,”ujarnya.

Baca: AS Menciut, Berharap Hubungannya dengan Iran Kembali Normal

“Jika Teheran kembali berkomitmen kepada kesepakatan ini, Biden akan mengembalikan AS ke JCPOA. Demi menghadapi aktivitas-aktivitas destruktif Iran lainnya, Biden juga akan menggunakan diplomasi tegas dan dukungan sekutu AS untuk memperkuat dan memperpanjang kesepakatan ini,”lanjutnya.

Meski Bidan tidak menjelaskan arti “memperkuat” dan “memperpanjang” JCPOA, namun dari satu sudut pandang, tampaknya ia cenderung sepakat dengan pihak yang menyebut JCPOA sebagai “kesepakatan lemah” dan menuntut agar pembatasan aktivitas Iran dibuat permanen.

Sebelum ini, Kamala Harris (kandidat presiden lain dari Demokrat) juga menyatakan, jika ia lolos ke Gedung Putih, dirinya akan mengembalikan Washington ke JCPOA. Namun, ia akan menambahkan pasal tentang rudal ke perjanjian tersebut.

“Saya juga berniat mengembangkan JCPOA. Jika saya ingin terbuka, saya ingin agar kesepakatan ini juga meliputi uji coba rudal balistik Iran,”ujar Harris saat diwawancarai MSNBC pada 10 Juni lalu. (af/alalam)

Baca Juga:

IRGC Sebut AS dan Inggris akan Menyesal Menahan Kapal Tanker Iran

Jenderal AS Berkomentar Soal Kemungkinan Perang terhadap Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*