Teheran, LiputanIslam.com –   Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Mark Milley angkat bicara mengenai ada atau tidaknya kemungkinan perang negara adidaya ini terhadap Republik Islam Iran.

Dia menyatakan bahwa pemerintah AS tidak sedang mempelajari gagasan perang terhadap Iran seperti perangnya terhadap Irak pada tahun 2003.

Dalam sidang dengar pendapat di komisi angkatan bersenjata Senat AS, Kamis (11/7/2019), jenderal berbintang empat itu menjelaskan bahwa pemerintah AS tidak mempelajari gagasan pengiriman 150,000 pasukan militer ke Iran sebagaimana terjadi dalam perang terhadap Irak.

Baca: Rusia Cemaskan Resiko “Konfrontasi Langsung” Iran dengan Barat di Teluk Persia

Saat menjawab pertanyaan tentang ini dari senator Tom Cotton dia mengatakan, “Sebaiknya tidak mendiskusikan soal operasi militer dalam sidang terbuka. Tapi tidak, saya tidak yakin bahwa (dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump) ada orang yang serius memandang gagasan apapun seperti yang Anda sebutkan sekarang.”

Dalam sidang itu dia juga mengatakan, “Saya tidak tahu apakah perang dengan Iran akan terjadi, tapi jika terjadi maka tak diragukan lagi akan berpengaruh signifikan pada distribusi pasukan yang bertanggung jawab atas prioritas pertahanan kita.”

Baca: AS Menciut, Berharap Hubungannya dengan Iran Kembali Normal

Meskipun menyebut Iran belakangan ini meningkatkan “aktivitas keji”, namun Milley tidak mengkonfirmasi adanya keperluan AS menempuh tindakan-tindakan tambahan terhadap Iran.

“Saya kira, waktu akan memperlihatkan ada atau tidaknya keharusan itu. Ketegangan tentu saja meningkat, dan kita akan melihat situasi dalam beberapa bulan terakhir,” tuturnya. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*