Washington,LiputanIslam.com-Pemerintah AS pada hari Rabu (7/8) memberi peringatan kepada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Persia. Melalui dua statemen terpisah, Washington memperingatkan kemungkinan timbulnya gangguan di sistem navigasi dan komunikasi.

Baca: Israel Akan Bergabung dengan Koalisi Maritim AS di Teluk Persia

Kantor pelayaran kementerian transportasi AS dan pusat komando AS di Asia Barat (CENTCOM) mengklaim, sejumlah kapal akhir-akhir ini menghadapi gangguan radar saat melintasi di perairan Teluk Persia.

Dalam wawancara dengan CNN, seorang pejabat militer AS menuding Republik Islam Iran berada di balik gangguan-gangguan tersebut. Dia mengklaim, Iran berupaya menyimpangkan kapal-kapal dari jalur utamanya.

Klaim ini dilontarkan Washington di tengah kegagalannya membentuk sebuah aliansi militer kelautan di Teluk Persia.

Selain Inggris dan Rezim Zionis, tak satu pun sekutu AS yang menanggapi seruan Washington untuk bergabung dalam aliansi tersebut. Padahal, berdasarkan petinggi AS, Washington telah mengundang 60 negara untuk terlibat dalam ‘pengamanan jalur pelayaran’ di Teluk Persia. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Rouhani: Perang Terhadap Iran Adalah Induk Segala Perang

Iran Ancam Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*