Damaskus,LiputanIslam.com-Sikap negara-negara Arab yang mengutuk invasi militer ke utara Suriah, memicu rasa heran presenter ternama stasiun televisi al-Jazeera.

Faisal al-Qasim mengkritik dualisme negara-negara Arab  terkait invasi Turki ke Suriah dan pelanggaran teritori udara Suriah oleh jet-jet Israel. Dia menulis,”Tahukah kalian bahwa jet-jet Israel selalu melanggar kedaulatan nasional Suriah tiap hari sejak bertahun-tahun lalu? Meski begitu, saya tidak melihat orang Arab, walau sehari saja, mengecam atau bahkan membicarakan pelanggaran ini.”

Turki memulai operasi militernya atas milisi Kurdi Suriah sejak Rabu (9/10) lalu. Ankara mengklaim, tujuan operasi militer ini adalah “menciptakan kawasan aman di timur laut Suriah.” Mayoritas negara-negara Arab, kecuali Qatar (yang mendukung Turki), menghujat operasi militer tersebut.

Saudi, Bahrain, Mesir, UEA, Yordania, Lebanon, dan Irak kompak mengecam serangan Turki. Mesir bahkan meminta dari Liga Arab mengadakan sidang darurat untuk membahas invasi Turki ini. Rencananya, sidang darurat ini akan diadakan Sabtu (12/10).

Liga Arab berencana membahas operasi militer Turki ke Suriah, meski sejak 2011 lalu telah membekukan keanggotaan Damaskus di badan tersebut. Bahkan saat itu, sejumlah anggota Liga Arab meminta agar kursi keanggotaan Damaskus diserahkan kepada kelompok oposisi Suriah. (af/fars)

Baca Juga:

Saudi Gunakan Sepakbola sebagai Kedok Normalisasi Hubungan dengan Israel

Ragukan Kesetiaan Trump, Israel: Setelah Kurdi lalu Siapa?

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*