Ramallah,LiputanIslam.com-Menanggapi statemen Jared Kushner (penasihat presiden AS), ketua PLO menyebut menantu Donald Trump sebagai pembohong. Mahmoud Abbas menegaskan, Palestina tak akan menerima mediasi sepihak Washington.

Dilansir dari Russia al-Youm, Abbas mengatakan,”Sejak perjanjian Oslo hingga kini, tak ada mediasi baru dari AS. Andai pun ada, Washington tidak terlibat di dalamnya.”

“Perjanjian Oslo berjalan selama 8 bulan tanpa sepengetahuan orang-orang AS,”lanjut Abbas.

“Saya sampaikan ini untuk dicatat dalam sejarah: saat AS tahu bahwa kami telah menandatangani kesepakatan awal, mereka mengusulkan agar kesepakatan itu dibuat di atas ‘kertas AS,’ sebab mereka tidak tahu sebelumnya.”

Baca: Oman Bantah Miliki Hubungan Resmi dengan Israel

Abbas menegaskan, pemerintah Trump harus mengakui solusi pembentukan dua negara, al-Quds Timur sebagai negeri terjajah, dan legalitas internasional sebagai prasyarat perundingan.

“Kami tidak akan menerima selain itu,”tandasnya.

Terkait lokakarya yang digagas AS-Israel di Bahrain, Abbas mengatakan,”Lokakarya ekonomi Kushner di Manama diawali dan diakhiri dengan pidatonya. Semua yang ia ucapkan adalah kebohongan yang dibuat-buat oleh Kushner.”

Abbas juga merespon keras statemen Kushner pada Rabu (3/7) kemarin. Dia berkata,”Memangnya apa yang mereka buat di Manama, sehingga kami dituduh menggagalkannya?Jika Israel tidak berkomitmen terhadap kesepakatan yang sudah ditandatangani, kami akan membatalkan semua kesepakatan tersebut.” (af/alalam)

Baca Juga:

Oman Bantah Miliki Hubungan Resmi dengan Israel

Akhirnya Israel Bertekuk Lutut di Hadapan ‘Senjata’ Palestina Ini

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*