Sanaa,LiputanIslam.com-Satuan nirawak tentara Yaman dan Ansharullah menyerang penyulingan dan fasilitas-fasilitas minyak penting pemerintah Riyadh di wilayah Saudi.

Menurut laporan stasiun televisi al-Masirah, Saree menyatakan bahwa penyulingan al-Shaybah milik perusahaan Aramco itu berada di timur Saudi dan di dekat perbatasan UEA.

Tentara Yaman juga telah meminta agar perusahaan-perusahaan asing menjauh dari target-target penting mereka di wilayah Saudi.

Baca: Wakil Ansharullah Yaman Sandang Belati Saat Temui Pemimpin Iran, Apa Maknanya?

Saree mengatakan, al-Shaybah memiliki cadangan minyak terbesar Saudi dan disebut-sebut memiliki kapasitas lebih dari satu milyar barel.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan ini. Saree mengancam, jika pemerintah Saudi tidak menghentikan agresi, Yaman akan melancarkan operasi-operasi lain dalam skala yang lebih besar dan luas.

Tentara Yaman dan pejuang Ansharullah sejak beberapa bulan terakhir melakukan serangan masif dengan nirawak dan rudal ke wilayah-wilayah Saudi. Meski sebelum ini tentara Yaman juga menggunakan nirawak, namun daya jangkau serangan-serangan ini merupakan perkembangan baru di Perang Yaman.

Pada 14 Mei lalu, nirawak Yaman untuk pertama kalinya sanggup merangsek hingga sejauh 850 ke dalam wilayah Saudi, serta menyerang jalur pipa minyak strategis musuh. Serangan itu merupakan perkembangan strategis dalam perang, sampai-sampai Saudi secara khusus mengundang petinggi negara-negara Arab ke Makkah untuk membicarakan masalah ini. Di saat yang sama, Riyadh juga membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB.

Di awal Agustus lalu, Saree mengumumkan Yaman telah menyerang target militer penting di al-Dammam dengan sebuah rudal balistik jarak jauh. Al-Dammam berada sejauh 1500 km di dalam wilayah Saudi. Tak satu pun dari serangan-serangan itu yang bisa dibendung sistem pertahanan udara Saudi yang dibelinya dari AS. (af/alalam)

Baca Juga:

Ansarullah Gempur Basis Militer di Aden, Puluhan Pasukan Pro-Saudi Tewas

NYT: UEA Keluar Dari Yaman Karena Yakin Tak Sanggup Menangi Perang

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*