SBY-Susilo Bambang YudhoyonoJakarta, LiputanIslam.com – Munculnya gerakan terorisme dari berbagai kelompok militan seperti ISIS dan Bokoh Haram, menjadi pembahasan dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan  Sekretaris Jenderal OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) Iyad Ameen Madani, di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali. Pertemuan tersebut digelar di sela-sela Pertemuan ke-6 United Nations Alliance of Civilitations. (Baca juga:  90 Anggota ISIS Tewas di Irak, 1 Kilang Minyak dan 14 Desa Bebas)

Dari laporan Kompas, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, bahwa Presiden SBY dan Sekjen OKI menganggap kelompok-kelompok itu tidak mencerminkan pandangan dari umat Islam secara keseluruhan.

“Negara-negara anggota OKI termasuk Indonesia harus bahu membahu menjelaskan ajaran Islam yang sesungguhnya. Apa yang diajarkan oleh ISIS dan Boko Haram telah menyimpang dari itu semua,” ujar Marty, 28 Agustus 2014. (Baca juga:  Al-Baghdadi Larang Publikasi Rekaman Pemenggalan Kepala)

Di mata Sekjen OKI, lanjut Marty, Indonesia dinilai sebagai negara dengan mayoritas Muslim yang sukses menjalankan demokrasi dan toleransi. 

“Sekjen OKI menilai bahwa Indonesia bisa menjadi model bagi negara-negara OKI lainnya, karena Indonesia mampu menunjukkan penampilan Islam yang modern dan menjadi bagian dari solusi,” kata Marty. (Baca juga: Jubir Presiden Suriah: James Foley Tewas Tahun Lalu)

Kendati Indonesia dianggap sebagai model negara yang mencerminkan Islam moderat, namun berbagai kasus intoleransi yang mengatasnamakan agama masih banyak terjadi di negeri ini. Sebut saja, kasus Ahmadiyah, GKI Yasmin, Syiah Sampang, yang hingga kini belum ada penyelesaiannya. (Baca juga:  Dr. Abdul Muta’ali: ISIS Bukan Representasi Islam)

Selain itu, pemerintah Indonesia juga membiarkan kelompok-kelompok yang provokatif, anti-Pancasila maupun NKRI, untuk tumbuh dan berkembang di negeri ini. (Baca juga: Majalah Digital ISIS, Eksis)

(ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL