Foto: Merdeka

Foto: Merdeka

Sukabumi, LiputanIslam.com — Sulitnya mencari kerja dengan upah yang layak, membuat para pencari kerja yang memilih mengadu nasib di negeri orang semakin membludak. Bahkan, di Sukabumi saja, sejak Januari hingga Juli 2014 sebanyak 2.625 orang mendaftar sebagai calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Mereka yang mendaftar sebagai TKI tersebut sebagian sudah diberangkatkan dan memenuhi persyaratan tenaga kerja di luar negeri. Bahkan, untuk mencegah terjadinya sesuatu di negara tempat bekerjanya kami melakukan seleksi,” kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Aam Amar Halim.  (Baca juga: Potret Muram Kehidupan Arab Saudi)

Seperti diberitakan Antaranews, menurut Aam sampai saat ini mayoritas calon TKI dan yang sudah diberangkatkan adalah wanita kecuali tenaga kerja yang akan bekerja di bidang formal seperti di perusahaan, rumah sakit maupun rumah makan dan pabrik. Namun, hingga saat ini mayoritas TKI yang diberangkatkan berkerja di bidang informal seperti penata rumah tangga. (Baca juga: Selamatkan Satinah, Indonesia Bayar 20 Miliar)

Ke negara mana saja TKI tersebut akan diberangkatkan?

Ada sembilan negara yang menjadi tujuan pemberangkatan yakni Bahrain, Hong Kong, Malaysia, Oman, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Taiwan dan Uni Emirat Arab. Namun, untuk Arab Saudi pihaknya tidak memberangkatkan TKI yang bekerja di sektor informal karena masih dalam moratorium. ( Baca juga: Derita TKI: Kerja di Brunei, Pulang Hanya Bawa 50 Ringgit)

Sementara itu, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Dindin Suandi, mengatakan dalam memberangkatkan calon TKI keluar negeri pihaknya memperketat seleksi untuk antisipasi terjadinya permasalahan, seperti menjadi korban penyiksaan atau haknya tidak diberikan si majikan dan terjerat hukum.

Sudah bukan rahasia lagi, jika TKI di lur negeri kerap menerima perlakuan yang tak patut. Kasus yang paling banyak terjadi justru di Arab Saudi, tempat yang menjadi kiblat bagi kaum Muslimin. Dari laporan Solopos, 23 Januari 2014, tiga orang TKW yang bernama Kokom, Tutus, dan Papat, menerima penganiayaan dari majikannya hingga menderita luka-luka di sekujur tubuhnya.

Meski sdemikian, hal tersebut tidak mengurungkan niat calon TKI untuk berangkat. Adapun data total calon TKI dan yang sudah diberangkatkan ke negara tujuan, untuk Bahrain sebanyak 294 orang, Hongkong 25 orang, Malaysia 34 orang, Oman 1.073 orang, Qatar 271 orang, Arab Saudi 44 orang, Singapura, 56 orang, Taiwan 113 orang dan Uni Emirat Arab sebanyak 715 orang.

“Untuk TKI yang bekerja di sektor informal sebanyak 2.517 orang dengan rincian 2.509 wanita sisanya laki-laki dan 108 TKI berkerja di sektor formal dengan rincian 42 wanita dan 66 laki-laki,” katanya.

Menurut Suandi, menjadi TKI masih primadona untuk sebagian masyarakat Kabupaten Sukabumi karena banyak di antara warga akhirnya sukses sepulangnya dari menjadi TKI di luar negeri. (ba)

 

“M

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL