Iran Sinyalir Kemungkinan Keberadaan Israel dalam Konflik Karabakh

0
190

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemerintah Iran menegaskan penentangannya terhadap keberadaan kelompok-kelompok teroris di Karabakh, sembari menyebutkan kemungkinan kebercokolan Israel di Karabakh di daerah yang dekat dengan perbatasan Iran.

“Kami hampir yakin bahwa pasukan teroris berpartisipasi dalam konflik di Karabakh, dan kami memastikan bahwa kehadiran mereka tidak akan bermaslahat bagi pihak manapun,” ujarnya.

Zarif kemudian mengatakan, “Ada kemungkinan bahwa Israel hadir di wilayah dekat perbatasan dengan Iran… Sejauh ini tidak ada unsur teroris di dekat perbatasan Iran, tapi ada kemungkin mereka bergerak maju menuju perbatasan. Iran tidak akan mentolerir kehadiran kelompok-kelompok demikian di dekat perbatasannya, dan telah memberi tahu pihak Azerbaijan dan Armenia, serta rekan-rekan di Rusia dan Turki.”

Zarif menilai negara-negara sekitar Karabakh adalah pihak yang paling dirugikan oleh perang yang sedang berlangsung di kawasan itu, namun juga paling berpengaruh dan mampu mengakhirinya.

Dia juga menekankan bahwa inisiatif Iran untuk penyelesaian konflik Karabakh tidaklah bersaing dengan kelompok Minsk.

Menteri Luar Negeri Iran menunjukkan bahwa utusan Presiden Iran melakukan diskusi yang sangat baik di Baku, Yerevan, Moskow dan Ankara, serta menyampaikan inisiatif Iran untuk menyelesaikan konflik.

Dia menjelaskan bahwa inisiatif Iran tidak hanya terkait dengan gencatan senjata sementara, melainkan juga menyerukan langkah penyelesaian konflik yang dimulai dengan deklarasi komitmen kedua belah pihak kepada serangkaian prinsip, dan kemudian mengambil langkah, terutama penarikan pasukan pendudukan dari semua daerah yang diduduki.

Zarif juga menekankan bahwa inisiatif Iran bertolak dari upaya menjamin hak-hak warga negara dan menciptakan kanal komunikasi serta pemantauan dari negara-negara kawasan terkait implementasi rencana tersebut.

Di bagian akhir pernyataannya, Zarif menekankan bahwa Iran mengharapkan para pejabat di Azerbaijan dan Armenia, serta Rusia dan Turki, segera mengungkapkan pendapat mereka mengenai inisiatif tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video]: Perang Karabakh Terus Berkobar, Wanita Armenia Ikut Angkat Senjata

Jenderal Israel: Bahaya Terbesar di Golan adalah Iran dan Hizbullah, Bukan Suriah Sendiri

DISKUSI: