Wamenag Terangkan Tiga Pijakan Moderasi Beragama

0
58

Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI), Zainut Tauhid Sa’adi menerangkan bahwa ada tiga titik pijak moderasi beragama. Menurutnya, ketiga pijakan itu menjadi program yang akan dijalankan kedepan. Sebab, moderasi beragama sendiri sangat penting bagi bangsa Indonesia.

“Titik pijak ini akan membawa kita pada desain besar tentang pemantapan pelaksanaan program moderasi beragama,” ujarnya pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta pada Jumat (31/1).

Titik pijak pertama ialah tema pembangunan yang diusung pemerintahan Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Tema pembangunan saat ini adalah Indonesia maju yg berdaulat, mandiri dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong. “Menuju pengejawantahan tema pembangunan tersebut beranjaklah kita pada titik pijak kedua,” ucapnya.

Baca: Sekjen MUI: NU Memberikan Kontribusi Besar Pada Bangsa dan Negara

Pijakan kedua, tujuh agenda pembangunan. Meliputi memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan kualitas dan berkeadilan, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur dlm mendukung pengembangan ekonomi dan layanan dasar, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan keluarga berencana dan perubahan iklim, memperkuat stabilitas politik hukum dan keamanan.

Ketiga, menjadikan revolusi mental pembangunan kebudayaan sebagai skala prioritas. “Sebagai titik pijak ketiga, revolusi mental harus kita pahami sebagai sebuah gerakan kebudayaan yang berkedudukan penting,” ujarnya.

“Dengan memahami tiga titik pijak di atas, maka moderasi beragama merupakan komponen penting demi terwujudnya visi Indonesia, yakni Indonesia maju,” tambah Wamenag. (aw/kemenag).

DISKUSI: