Virus Corona Merebak, GAPMMI: Industri Makanan dan Minuman Tak Terpengaruh

0
240

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Virus corona berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia, salah satunya adalah di sektor perdagangan. Akan tetapi, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman mengatakan, virus tersebut tidak berdampak pada industri makanan dan minuman.

“Virus (Corona) tidak ada pengaruhnya,” kata dia di Jakarta, Sabtu (29/2).

Menurut Adhi, virus corona tidak bisa menyebar melalui makanan dan minuman karena virus tersebut tidak tahan panas dan dingin. Bahkan, kata dia, buah impor asal China masih dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Baca: BI: Virus Corona Pengaruhi Tiga Sektor di Indonesia

“Virus itu mati dalam proses pengiriman. Virus ini tidak tahan panas dan dingin,” ujarnya.

Dia menyebutkan, para pengusaha makanan dan minuman justru khawatir terhadap penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

“Ini akan berdampak bagi hotel. Tapi industri kita juga kena karena otomatis makanan dan minuman berkurang,” ucapnya.

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebutkan, saat ini kunjungan wisatawan mancanegra ke Indonesia sepi. Ribuan pemesanan kamar hotel dibatalkan karena kekhawatiran terhadap virus corona.

“Itu berarti sekarang hilang. Dan mereka berkunjung ke Indonesia itu peak season-nya aal tahun karena Chinese New Year. Nah itu bisa dibayangkan per hari mereka itu rata-rata kedatangannya 3.000 selama bulan Januari sampai Maret. Nah ini sama sekali sekarang sudah nol kan berarti, karena nggak ada pesawatnya,” ungkapnya. (sh/liputan6/cnbcindonesia)

 

 

 

DISKUSI: